Ngomongin soal kacamata tentunya tidak bisa dipisahkan dengan lensa. Karena lensa menjadi bagian penting dalam sebuah kacamata. Namun, kebanyakan orang tidak begitu mempertimbangkan pentingnya memilih lensa saat membeli kacamata. Ini merupakan kesalahan umum yang terjadi saat melupakan fungsi dari lensa pada kacamata itu sendiri.

Untuk memahami gimana sih pentingnya lensa dalam sebuah kacamata, Vherkudara akan sharing informasi tentang lensa kacamata. Yuk, baca artikel ini sampai habis, ya!

Jenis-Jenis Lensa Optik

Kacamata sudah menjadi salah satu aksesoris penting dalam fashion, khususnya fashion pria. Fungsi kacamata sendiri selain membantu penglihatan jadi lebih jelas, tetapi juga sebagai nilai tambah dalam hal penampilan.
Elemen penting dalam kacamata yang membuatnya jadi tampak estetik adalah pada lensanya.

Lensa kacamata sendiri memiliki banyak jenis di pasaran. Setiap jenis lensa memberikan solusi visual atau penglihatan pada penggunanya. Selain itu, warna lensa juga sangat berpengaruh pada nilai estetik saat dikenakan.

Jenis-jenis lensa yang beredar di pasaran juga memiliki beragam kualitas dan hal ini dipengaruhi oleh bahan dan material yang digunakan. Lensa yang paling umum digunakan untuk kacamata adalah lensa optik. Lensa optic memiliki beragam jenis yang bisa kamu pilih.

1. Lensa Single Vision

Single Vision Lense ideal untuk mengatasi miopi (rabun jauh) atau hiperopia, dan astigmatisme. Dengan kata lain, mereka memiliki koreksi resep optik tunggal di seluruh lensanya.

2. Lensa Bifokal

Lensa bifokal dirancang untuk mengoreksi dua resep yang berbeda, biasanya kombinasi koreksi jauh dan dekat. Lensa ini dapat membantu dalam mengoreksi penglihatan rabun jauh dan rabun dekat. Lensa Bifokal dapat dibedakan dengan garis yang terlihat di lensa.

3. Lensa Trifokal

Lensa trifokal terdiri dari tiga resep berbeda; biasanya jauh, menengah dan dekat. Hal ini memungkinkan kamu untuk fokus pada tiga jarak fokus berbeda yang cocok untuk presbiopia. Lensa ini dapat dibedakan dengan dua garis yang terlihat melintasi lensa.

4. Lensa Progresif

Lensa progresif atau lensa multifokal dirancang dengan pengembaan dari resep jarak jauh ke resep dekat. Hal ini memungkinkan pemakainya untuk melihat benda atau objek jauh dari jarak jauh, hingga jarak fokus yang dekat. Lensa progresif menjadi lensa pilihan bagi kebanyakan orang dengan presbiopia karena membantu melihat semua jarak fokus tanpa garis yang terlihat.

5. Lensa Extended Focus

Lensa Extended Focus mirip dengan lensa progresif karena merupakan transisi yang mulus dari jarak fokus yang berbeda. Lensa ini biasanya diresepkan untuk memperbaiki penglihatan menengah dan dekat. Lensa ini sangat berguna untuk penderita presbiopi yang banyak bekerja melihat objek-objek dan benda kecil.

5 Pilihan Lapisan Terbaik untuk Lensa Optik

Perawatan lensa berguna untuk meningkatkan daya tahan, penampilan, dan kinerja kacamata kamu. Hal ini bisa melindungi lensa kacamata dari goresan kecil saat tidak sengaja dijatuhkan. Yuk, simak beberapa jenis pelapis untuk melindungi lensa kacamatamu lebih lengkapnya di bawah ini!

1. Lapisan Anti Gores

Lapisan anti gores dirancang untuk melindungi lensa optik dari goresan. Fungsi utamanya melindungi lapisan permukaan luar lensa yang berfungsi sebagai penghalang goresan kecil. Sehingga membuat permukaan lensa lebih keras dan lebih tahan lama, dan tentunya membuat lensa anti gores.

2. Lapisan Anti Refleksi

Lapisan anti refleksi mengurangi pantulan dari lensa optik. Lapisan ini membantu mengurangi jumlah cahaya yang masuk ke mata dan membantu mata yang sensitif terhadap cahaya. Selain itu, lensa ini juga membuat mata lebih terlihat melalui lensa. Karena cahaya yang dipantulkan dari permukaan lensa lebih sedikit. Cocok buat kamu yang suka berfoto dengan kacamata.

3. Lapisan Anti Sinar UV

Jenis lapisan ini bisa mengurangi jumlah transmisi UV melalui lensa. Selain itu juga membantu mengurangi jumlah paparan radiasi UV berbahaya yang dapat menyebabkan masalah mata. Kamu bisa memakai lapisan ini agar mata tetap aman saat menggunakan kacamata.

4. Lapisan Fotokromik

Lapisan fotokromik juga sering disebut sebagai Light Adaptive, merupakan perubahan otomatis pada warna lensa. Perubahan ini terjadi dengan warna jernih menjadi gelap saat terkena sinar matahari langsung, dan kembali jernih saat di dalam ruangan. Lapisan Fotokromik sangat berguna sebagai kacamata hitam saat kamu berada di luar ruangan.

5. Polarisasi

Polarisasi dapat ditemukan di kacamata hitam untuk mengurangi silau. Lapisan ini bekerja dengan menghalangi sinar cahaya horizontal. Hal ini memungkinkan kamu untuk melihat lebih baik dengan lebih nyaman dan jernih tanpa silau.

Nah, itulah jenis-jenis lensa optik dan lapisan lensa yang bisa kamu gunakan untuk kacamatamu. Menentukan dan memilih jenis lensa kacamata sangat penting agar kamu bisa merasa nyaman saat menggunakannya. Selain itu, perawatan dengan menambahkan lapisan pada lensa akan membuat lensa kacamata lebih awet.

Leave a Reply

Your email address will not be published.