Gaya fashion mode lawas menjadi salah satu cara berpakaian yang populer saat ini. Hal ini bukan berarti tanpa alasan. Mode fashion retro misalnya, adalah salah satu yang masih diminati oleh pecinta gaya unik dan klasik. Penampilan yang lebih menonjolkan kain jeans dan vibes model lama ini menjadi daya tarik utamanya. Tentunya mode lawas ini bisa menjadi inspirasi unik untuk daily outfit.

Mode fashion retro sendiri merupakan gaya berpakaian yang berasal dari busana vintage. Meski kata retro lebih sering dikaitkan dengan mode tahun 1960-an, namun mode ini bisa diterapkan ke hampir semua era dari 1940-an. Mode pakaian yang dimulai pada tahun 1940-an ini kemudian disebut sebagai pakaian model lama atau bersejarah. Secara historis, banyak mode berpakaian dari berbagai era kembali menjadi trend, namun retro sendiri muncul dengan menggabungkan seluruh mode tampilan dari berbagai era. 

Awal Munculnya Mode Fashion Retro

Pada awal periode 1960-an, dunia musik mengalami suatu masa yang disebut sebagai Invasi Inggris. Hal ini merujuk pada populernya genre musik yang berasal dari inggris dan menggemparkan dunia. Kemudian invasi ini merambah ke semua aspek termasuk fashion yang pada akhirnya melahirkan jenis mode berpakaian baru. 

Perubahan pada cara berpakaian ini bisa dilihat dari kombinasi outfit yang dikenakan. Outfit wanita dengan rok mini dan sepatu bot kulit, sedangkan outfit pria mengenakan turtleneck dan fit blazer. Selain itu pada bawahan pria mengenakan celana bell-bottomed dengan kain tebal serta garis-garis tebal lengkap dengan ikat pinggang kulit. Mode ini kemudian yang melahirkan mode hippie. 

1. Retro Hippie

Gerakan hippie sendiri merupakan budaya yang muncul di akhir 1960-an sebagai bentuk protes pada Perang Vietnam. Mode hippie juga menjadi jenis mode retro yang bertahan hingga saat ini. Ciri-ciri busana hippie yang paling menonjol pada masa itu ialah rok bohemian atau rok boho. Gaya ini merupakan adopsi dari kombinasi pakaian padang rumput yang hijau dengan elemen India Timur. Kemeja bordir yang longgar dengan jeans bell bottomed menjadi ciri khasnya. Selain itu aksesoris pelengkap seperti jacket suede dan rompi serta floppy hat yang lebar menjadi ciri kental hippie.

2. Retro Rockabilly

Selain hippie, mode retro yang lain adalah “Rockabilly.” Gaya ini terinspirasi dari genre musik rock ‘n roll yang populer di akhir 1950-an. Pada pria outfit yang dikenakan adalah celana jeans biru yang pas dengan jaket kulit. Pada outfit wanita, rounded rok dengan fit sweater dan socks yang ngepas di pergelangan kaki. 

Inspirasi Fashion Retro untuk Daily Outfit

Mengapa mode retro menjadi tren yang masih populer hingga saat ini? 

Jawabannya adalah karena look dan vibes yang dihadirkan oleh mode ini terkesan klasik dan otentik. Selain itu, kepopuleran genre musik rock and roll di masa lalu masih sangat digandrungi oleh banyak orang hingga saat ini. Sehingga mode pakaian retro menjadi bentuk kecintaan pada era keemasan saat itu. 

Nilai otentik dan klasik juga menjadi alasan mode retro ini masih populer. Look pada style dengan kombinasi warna pakaiannya menjadi lebih hidup dan tidak ketinggalan jaman. Tidak heran kalau mode retro sering dikombinasikan dengan aksesoris lainnya seperti sepatu kulit, jaket dan celana jeans, dan tentu saja kacamata.

Kacamata Pria untuk Fashion Retro

Kacamata menjadi aksesoris yang sangat kental dengan mode fashion retro karena sangat mudah dikombinasikan dengan outfit apapun. Kesan klasik dan otentik pada pakaian yang dikenakan akan semakin sempurna dengan sentuhan kacamata yang tepat. Beberapa series kacamata retrospective berikut ini bisa menjadi aksesoris terbaikmu untuk tampilan gaya retro yang lebih maksimal.

1. Kacamata Retrospective Bhunder 

Bhunder merupakan kacamata dengan vibes retro yang kental. Kesan klasik pada desain dan materialnya memberikan sentuhan sempurna untuk gaya retro yang tidak ketinggalan jaman. Terbuat dari material thin acetate menjadikannya kacamata yang solid dan tahan lama. Mix and match Bhunder dengan mode retro hippie.

2. Kacamata Retrospective Dharta

Kacamata retro selanjutnya adalah Dharta. Seri ini menghadirkan pesona kharismatik pada gaya berpakaian. Pilihan warna yang beragam membuatnya bisa disesuaikan dengan jenis outfit berbeda-beda. Cocok dipadukan dengan retro rockabilly.

3. Kacamata Retrospective Jhuna 

Jhuna adalah seri lain dalam koleksi Retrospective dengan inspirasi dari vibes Kota New York yang hidup. Kesan klasiknya terlihat pada desainnya serta warnanya yang kontras tetap membuatnya modern. Jhuna bisa dipadukan dengan mode retro hippie maupun rockabilly. 

4. Kacamata Retrospective Kharima 

Kharima terinspirasi dari desain abad pertengahan dengan material yang solid membuatnya awet. Kacamata ini lebih cocok dikenakan dan dipadukan dengan retro hippie dengan sentuhan jacket suede dan rompi. 

Nah, empat kacamata retro di atas bisa menjadi aksesoris pelengkap terbaik untuk mode pakaian retro. Selain menambah kesan vibes klasik dan otentik, kacamata bisa dijadikan penyempurna penampilan di berbagai kesempatan. Padu padan outfit dengan aksesoris lainnya seperti sepatu kulit, jaket dan celana jeans akan menambah kesan retro yang kental dan tegas pada penampilan.

Fashion retro merupakan outfit style yang saat ini masih populer di kalangan pecinta fashion. Selain menambah karisma dan kesan klasik, mode ini terbukti tidak pernah ketinggalan jaman meski banyak mode-mode baru yang muncul.

Nah, semakin ingin upgrade gaya outfit-mu dengan gaya fashion retro, kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published.